• Nov
    13

    Upload: 13/11/2016 Jam 13:43:22 Oleh: Admin

    Kategori: Informasi Sekolah

    MALANG – Siswa-siswi jurusan Kriya Kayu SMK Negeri 5 Malang kini tengah mempersiapkan desain produk kriya kayu yg diproyeksikan kedepan akan menjadi peluang industri  yang bagus. Produk yang kini dipersiapkan tersebut casing komputer dan radio. Penentuan produk tersebut telah disetujui oleh Kementrian Pendidikan Direktorat Pembinaan SMK.

                    Ketua Jurusan Kriya Kayu, Salahuddin Hassani S.Pd mengatakan penentuan produk berupa casing komputer dan radio merupakan sebuah produk yang menarik dan mempunyai peluang yg cukup bagus untuk industri Kriya Kayu. “ kalau kita liat diluar itu masih jarang ada casing radio yg menggunakan kayu apalagi casing radio, saya rasa masih belum ada paling tidak di kota Malang ini.” Ujarnya kepada Malang Post.

                    Meski pada tahap awal persiapan pengerjaan, Shalahuddin tetap optimis untuk keberhasilan produk tersebut. Ia mengatakan, siswanya hanya perlu beberapa kali percobaan untuk mendapatkan produk yg sesuai dengan kebutuhan. Bahkan, dengan keahlihan peserta didiknya ia yakin produk yg dihasilkan akan memiliki kualitas yg bagus.

                    “Karena ini masih awal, tentu ada sedikit penyesuaian. Tetapi saya yakin hanya butuh 2 atau 3 kali percobaan. Anak anak ini pasti akan bisa berjalan sendiri. Produknya pun dengan kualitas yang bagus, seperti desain nya, bahan bakunya hingga detail pengerjaannya.” Jelas Shalahuddin.

                    Sebelum produk casing komputer dan radio sejatinya pada jurusan kriya kayu telah beberapa kali menghasilkan produk yang telah banyak diminati pasar. Beberapa produk yg telah diproduksi dan diminati pasar biasanya berupa meja, sofa, kursi, puzzle, hingga berbagai macam alat peraga pendidikan.

                    “Sebelumnya bahkan kita pernah menjual sofa sudut yg terjual seharga Rp. 4,5 juta. Itu yang beli perorangan. Kalo instansi juga banyak. Seperti meja, kursi, dan lainnya. Kemudian banyak juga seperti alat peraga pendidikan seperti puzzle, mainan biasanya kalo itu ya dari TK (Taman Kanak Kanak)” tuturnya.

                    Baru baru ini jurusan kriya kayu SMKN 5 mendapatkan predikat juara 2 pada perlombaan LKS SMK ( Lomba Kompetensi Siswa ) tingkat provinsi pada woodcraft. Produk kriya kayu karya siswa siswi SMKN 5 akan terus ditingkatkan dalam segi finishing art agar produk yang dihasilkan menjadi lebih menarik .

                    Waka Kurikulum SMKN 5 Malang, Agus Supriyadi mengatakan bahwa jurusan kriya kayu menggunakan pembelajaran berbasis keunggulan wilayah. Karena mengingat lokasi sekolah yang berada di sentra industri kayu oleh karena itu SMKN 5 Menerapkan Work base learning untuk desain pembelajarannya agar pembelajaran dapat serupa dengan kondisi RIIL seperti tempat kerja di industri sekitar. “ kami berharap adanya sinergitas dan timbal balik yang baik antar sekolah dengan pelaku industry di sekitar sekolah” ujar Agus. (Malang post, sabtu 12 November 2016)